Friday, February 17, 2017

Isi Khutbah
Tentram dalam keragaman. Takdir  hidup manusia adalah dalam keragaman; Beragam suku,bangsa, budaya, bahasa, ras atau agama. Bahkan yang satu suku, satu bangsa, satu agamapun masih beragam pandangan, pikiran dan pilihan politiknya. Keragaman latar belakang dan pandangan atau pemikiran manusia ini sudah merupakan kehendak Allah Swt. FirmanNya dalam Q.S. Al-Maidah ayat 48
وَلَوْ شَآءَ اللهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِي مَآءَاتَاكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ إِلَى اللهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu. Maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allahlah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukannya semua kepadamu apa yang kamu perselisihkan itu.

Monday, January 16, 2017

Isi Khutbah. Internet dan kebohongan. Masih terkiang kegaduhan yang menimpa bangsa ini diakhir 2016 lalu bahkan mungkin sampai hari ini, di awal 2017 dan entah sampai kapan. Kegaduhan yang bercampur baur nuansanya antara politik dan agama. Satu kasus terkait hukum telah menguras banyak energi  dan waktu saat itu hingga kini. Dugaan penodaan agama oleh salah seorang Gubernur petahana jelang pilkada di Indonesia. Pro kontra pendapat dan pandangan sejatinya sesuatu yang harusnya dimaklumi. Dalam alam demokrasi, negara menjamin kebebasan berekspresi dalam wadah-wadah diskusi mengemukakan argumentasi. Namun yang lebih mewarnai masyarakat kita saat ini adalah aroma permusuhan dan rasa benci. Caci maki dan provokasi menjadi konsumsi kita sehari-hari. Dan yang amat memperihatinkan dan yang menjadi biang masalah adalah berita-berita hoax, fitnah dan kebohongan menyeruak muncul tak terkendali dan celakanya mentah-mentah kita percayai, malah kita dijadikan afirmasi terhadap pendapat dan pandangan yang kita yakini bahkan tak segan digunakan sebagai amunisi.

Wednesday, December 28, 2016

Isi Khutbah. Adil sejak dalam pikiran. "Berlakulah adil, sesungguhnya adil itu lebih dekat kepada taqwa".

اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ  Demikian firman Allah memerintahkan kita untuk berbuat adil, dan adil bagian dari ketaqwaan itu sendiri. Adil sepertinya menjadi salah satu tema sentral dalam alqur’an. Allah selalu memerintahkan kita untuk berlaku adil dimanapun dan dalam situasi apapun. Bahkan terhadap musuh sekalipun, adil haruslah ditegakan.

Wednesday, November 30, 2016

Tabayyun Terhadap Berita

Posted by KHUTBAH | 9:49 PM Categories: , , , ,
Tabayyun terhadap berita. Sekali lagi kita panjatkan syukur atas kedamaian dan kenyamanan hidup di negeri Indonesia yang tercinta ini.  Namun belakangan ini, sepertinya kita terusik dan diuji oleh berbagai issu yang mengancam kedamaian dan ketentraman berbangsa dan bernegara. Perbedaan pendapat dan pandangan yang tajam terhadap suatu kasus sedang menimpa negeri ini. Dua pendapat yang bersebrangan sama-sama mengklaim sebagai pemilik kebenaran, kadang menggunakan dalil yang sama untuk pembenaran masing-masing pendapat. Penghujatan dan caci maki bahkan meyertai setiap pandangan yang mengemuka. Semua kelompok yang bersebrangan sama-sama menyuguhkan beragam informasi yang mereka anggap benar dan valid. Terutama informasi dari internet atau media sosial. Setiap hari kita dijejali beragam informasi yang tumpang tindih, saling bertubrukan, liar berseliweran, cyber opinion war, perang opini siber menurut Parni Hadi-Wartawan Senior, Pemimpin redaksi LKBN Antara.

Thursday, September 22, 2016

Isi Khutbah

Ritual agama dan spiritualitas. Baru saja kita melewati momen besar dalam hidup keberagamaan kita. Yaitu pelaksanaan Ibadah Haji dan penyembelihan hewan qurban. Hal mana kita sudah sama-sama mengetahui bahwa pelaksanaan ibadah Haji dan qurban ini dilatarbelakangi oleh peristiwa sejarah yang besar bagi umat manusia khususnya pemeluk agama-agama samawi termasuk kita umat Islam.

Idul Fitri, Momen memelihara kesucian diri

Posted by KHUTBAH | 3:36 PM Categories: , , ,
Isi Khutbah

Segala puji bagi Allah tempat bergantung segala harapan, yang senantiasa mendengar setiap doa dan rintihan. Segala puji bagi Allah tempat bersandar bagi yang tak mampu berjalan, Segala puji bagi Allah yang menerangi mereka yang tak mampu memandang, Segala puji bagi Allah yang menemani jiwa yang kesepian, segala puji bagi Allah hanya kepadaMu kami kan kembali pulang.
Ramadhan adalah keberkahan, ramadhan adalah keajaiban; tidak ada jiwa yang sesejuk di bulan lain dibanding bulan ini, tidak ada badan yang lebih sehat kecuali di bulan ini, tidak ada rizki yang melimpah seperti halnya di bulan ini. Sejatinya sangatlah berat berpisah dengan bulan yang penuh rahmah ini. Setelah satu bulan berpuasa, hari ini menjadi hari yang berbahagia penuh suka cita. Karena Inilah momen saat terpenuhinya janji Allah bagi orang-orang yang bertaqwa untuk menghapus semua dosa kembali kita seperti bayi yang baru terlahir kedunia.

Monday, May 16, 2016

Khutbah Jumat Ritual Malam Nisfu Sya'ban

Posted by KHUTBAH | 11:36 PM Categories: , ,
Khutbah Jumat Ritual Malam Nisfu Sya'ban. Malam Nisfu Sya'ban adalah pertengahan bulan Sya'ban yaitu tanggal 15 Sya'ban. Malam ini bagi kaum muslimin sangatlah istimewa. Banyak kaum muslimin di dunia mengisi malam nisfu sya'ban ini dengan amalan-amalan atau ritual khusus meskipun memang dikalangan kaum muslimin sendiri bahwa ritual ritual tertentu pada malam nisfu sya'ban banyak mengundang kontroversi. Berikut adalah sejumlah hadits berkenaan dengan keutamaan bulan dan malam nisfu sya'ban serta beberapa pandangan ulama terkait dengan ritual yang biasa dilakukan oleh kaum muslimin.
  • RSS
  • Delicious
  • ini apa
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube