Showing posts with label Khutbah ID. Show all posts
Showing posts with label Khutbah ID. Show all posts

Thursday, September 22, 2016

Idul Fitri, Momen memelihara kesucian diri

Posted by KHUTBAH | 3:36 PM Categories: , , ,
Isi Khutbah

Segala puji bagi Allah tempat bergantung segala harapan, yang senantiasa mendengar setiap doa dan rintihan. Segala puji bagi Allah tempat bersandar bagi yang tak mampu berjalan, Segala puji bagi Allah yang menerangi mereka yang tak mampu memandang, Segala puji bagi Allah yang menemani jiwa yang kesepian, segala puji bagi Allah hanya kepadaMu kami kan kembali pulang.
Ramadhan adalah keberkahan, ramadhan adalah keajaiban; tidak ada jiwa yang sesejuk di bulan lain dibanding bulan ini, tidak ada badan yang lebih sehat kecuali di bulan ini, tidak ada rizki yang melimpah seperti halnya di bulan ini. Sejatinya sangatlah berat berpisah dengan bulan yang penuh rahmah ini. Setelah satu bulan berpuasa, hari ini menjadi hari yang berbahagia penuh suka cita. Karena Inilah momen saat terpenuhinya janji Allah bagi orang-orang yang bertaqwa untuk menghapus semua dosa kembali kita seperti bayi yang baru terlahir kedunia.

Wednesday, August 14, 2013



Segala puji bagi Allah yang tidak akan pernah kami mampu melampaui pujian kami terhadap-Mu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri. Lantunan takbir dari malam hingga pagi hari ini adalah ungkapan rasa syukur kami atas rasa bahagia yang Engkau limpahkan di hari raya ini. Tidak ada kata yang selalu ingin kami utarakan, selain senantiasa kami berharap ampunan dan ridha dari-Mu.

Thursday, March 15, 2012


Saat ini kita kembali berada pada napak tilas yang sangat mengesankan, mengenang dan menghayati kisah perjalanan seorang nabiullah Ibrahim as beserta keluarganya yang sarat dengan nilai-nilai filosofi  kehidupan. Dari kisah pencarian Ibrahim akan keeasaan  Allah-sebuah otoritas tunggal yang tidak ada satupun dapat mempersekutukanNya dalam bentuk rupa, hasrat dan kehendak-sampai pada momen pengorbanan yang sangat dramatis. Perjuangan dan pengorbanan ibrahim sepanjang yang kita kenang menunjukan kapasitasnya sebagai orang yang mempunyai integritas ketauhidan yang amat tinggi. Oleh karena itulah boleh jadi ia dikenal dengan sebutan bapak tauhid se dunia. Ketika perintah Allah datang kepadanya, tanpa ragu, tanpa mempertimbangkan akal dan moralnya, ia laksanakan dengan penuh ketaatan dan kepatuhan. Demikianlah Allah berbicara tentang ketaatan Ibrahim dalam Al-Qur’an :
إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang umat yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Rabb), (QS. 16:120)

Tuesday, November 22, 2011

Isi Khutbah
Segala puji bagi Allah atas segala rahmat dan kebesaranMu yang melingkupi segala sesuatu, segenap pujian untukMu ya Allah yang mengiringi setiap doa dalam balutan rindu dan cinta kami, segala puji bagi Allah bersama matahari kebenaranMu, Engkau tumbuhkan asa dalam fajar baru kehidupan kami di hari yang fitri ini.
Sholawat dan salam untukmu wahai sang manifestasi ’matahari’- Muhammad Sang Nabi - yang menerangi isi bumi dengan risalah dan kebajikanmu.

Saturday, November 20, 2010

الله ُ اَكْبَرُ  الله ُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَّاَصِيْلاً لاَاِلهَ اِلاَّ الله وَاللهُ اَكْْبَرُ. اللهُ اَكْبَرُ وَلِلّهِ الْحَمْدُ. الْحَمْدُ ِللهِ الْمُؤَمَّلِ لِكَشْفِ الشَّدَائِدِ الْمُتَفَضَّلِ بِتُحْفِ النِّعَمِ وَالْفَوَائِدِ الْمَحْمُوْدِ بِاَجَلّ ِالْمَحَامِدِ الصَّمَدِ الْمَلِكِ الْوَاحِدِ اَحْمَدُه وَاَسْئَلُهُ مِنْ فَضْلِهِ الْمَزِيْدِ وَاشْكُرُهُ شُكْرًا مَقْرُوْنًا بِالتَّهْلِيْلِ وَالتَّسْبِيْحِ وَالتَّحْمِيْدِ وَاَشْهَدُ اَنْ لاَّاِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَه لاَ شَرِيْكَ لَه الْوَلِيِّ الْحَمِيْدِ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيْدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَفْضَلُ الرُّسُلِ وَاَشْرَفُ الْعِيْدِ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيْدِنَا مُحَمَّدٍ الّذِىْ اَخْبَرَ اَنَّ مِيْزَانَ اُمَّتِهِ تَرْجَعُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِشَهَادَةِ التَّوْحِيْدِ وَعَلَى الِهِ وَاَصْحَابِهِ صَلاَةً لاَ تَفْنىَ وَلاَ تَبِيْدُ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. امّا بعد : فَاُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِى بِتَقْوَىالله وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ قال الله تعالى: قَدْ اَفْلَحَ مَنْ تَزَكَّى وَذَكَرَاسْمَ رَبِّهِ فَصَلَّى

Sejatinya manusia senantiasa bersyukur, mempersembahkan puja dan puji kehadirat Ilahi Robbul ’ijati atas segala karunia yang tiada pernah berhenti, sampai pada detik ini begitu sempurna karunia ilahi meresapi jasmani dan rohani terutama sekali di pagi hari ini kita kembali bersuka cita menyambut datangnya hari raya Idul Fitri 1431 H. Pancaran sinar matahari pagi ini menandakan berakhirnya sebuah tirakat suci hamba-hamba sejati. Satu bulan masa penyucian diri telah terlewati. Satu bulan ketika syahwat duniawi terkebiri, sehingga bebas nurani bertahta dalam diri. Selamat tinggal hari-hari penuh ibadah, selamat tinggal malam-malam yang paling utama, dengan satu malam ketika seribu malaikat turun ke bumi, menghampiri dan membimbing jiwa-jiwa yang terjaga hingga fajar menanti. Kini, fajar baru kehidupan mulai menyingsing, memancarkan sinar harapan akan sebuah hidup yang lebih berarti.
  • RSS
  • Delicious
  • ini apa
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube