Isi Khutbah manusia adalah makhluk pembelajar. Manusia dibentuk dalam bentuk yang sempurna fisik dan psikis (Q,S at-Tin:4);
لَقَدْ خَلَقْنَا اْلإِنسَانَ فيِ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Manusia dengan susunan organ-organnya dihadapan makhluk Allah lainnya adalah yang paling unik. Bahkan sementara pakar menyatakan bahwasanya manusia adalah miniatur dari alam raya. Dia mengetahui aneka pengetahuan, melebihi binatang yang cerdas karena manusia dapat mengaitkan sebab akibat, serta menyusun kesimpulan-kesimpulan yang mengantarnya mengetahui nomena dari pengamatannya terhadap fenomena. Dengan jiwa yang dimilikinya manusia mampu manandingi malaikat, dengan syarat dia mengasah dan mengasuhnya. Oleh karena itulah Allah memilih manusia sebagai khalifah di bumi-dalam mengemban misi pengaturan terhadap hidup dan kehidupan semesta raya. Dan oleh karena itu dalam pandangan Allah, orang yang tinggi derajatnya adalah orang yang beriman dan berilmu.
يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. 58:11)